BAGAIMANAKAH MENULIS KALIMAT BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN VERB TENSES

Proses menulis sebuah kalimat bahasa Inggris jauh lebih mudah ketika penulis dimulai dengan pemikiran dasar dan sistematis menggunakan semua alat menulis bahasa Inggris secara akurat mengungkapkan pikiran yang lengkap.

English Verb Tenses adalah alat yang dirancang untuk menunjukkan hubungan dengan waktu.

Kapan suatu tindakan terjadi? atau akan terjadi? Apakah peristiwa yang terjadi bersama-sama, satu demi satu atau secara acak?

English Verb Tenses adalah alat yang dirancang untuk menunjukkan waktu sebagai bagian dari konten.

 

Bagaimana Cara Menulis Kalimat Bahasa Inggris menggunakan Verb Tenses

SIMPLE PRESENT

  1. [Verb]

I study English everyday. (Saya belajar bahasa Inggris sehari-hari)

 

SIMPLE PAST

  1. [verb + ed]

Two years ago, I studied English in Canada. (Dua tahun lalu, saya belajar bahasa Inggris di Kanada)

 

SIMPLE FUTURE TENSE

  1. [am / adalah /] + [akan] + [kata kerja]

I am going to study English next year in Canada. (Saya akan belajar bahasa Inggris tahun depan di Kanada)

  1. [akan] + [kata kerja]

I will study English tomorror. (Aku akan belajar bahasa Inggris besok)

 

PRESENT CONTINUOUS TENSE

  1. [am / adalah / adalah] + [kata kerja + ing]

I am studying English now. (Saya belajar bahasa Inggris sekarang)

 

PAST CONTINUOUS

  1. [adalah / yang] + [kata kerja + ing]

I was studying English when you called this morning. (Aku sedang belajar bahasa Inggris ketika Anda menelepon pagi ini)

 

FUTURE CONTINUOUS

  1. [akan] + [kata kerja + ing] 2. [am / adalah /] + [akan] + [kata kerja + ing]

I will be studying English when you arrive today. (Aku akan belajar bahasa Inggris ketika Anda tiba hari ini)

We are going to be studying English next year in Canada. (Kita akan belajar bahasa Inggris tahun depan di Kanada)

 

PRESENT PERFECT

  1. [memiliki / memiliki] + [past participle]

I have studied English in several Canadian cities. (Saya telah belajar bahasa Inggris di beberapa kota Kanada)

 

PAST PERFECT

  1. [telah] + [past participle]

I had studied English before I moved to Canada. (Saya telah belajar bahasa Inggris sebelum aku pindah ke Kanada)

 

FUTURE PERFECT

  1. [akan memiliki] + [past participle]

I will have studied all the verb tenses by the end of today. (Saya akan telah mempelajari semua kata kerja pada akhir hari ini)

  1. [am / adalah /] + [akan memiliki] + [past participle]

We are going to have studied all the chapters by five o’clock. (Kita akan mempelajari semua bab pukul lima)

 

PRESENT PERFECT CONTINUOUS

  1. [memiliki / memiliki] + [telah] + [kata kerja + ing]

I have been studying English for two years. (Saya telah belajar bahasa Inggris selama dua tahun)

 

PAST PERFECT CONTINUOUS

  1. [telah] + [kata kerja + ing]

I had been studying English for two years before I moved to Canada. (Saya telah belajar bahasa Inggris selama dua tahun sebelum saya pindah ke Kanada)

 

FUTURE PERFECT CONTINUOUS

  1. [akan telah] + [kata kerja + ing]

I will have been studying English for one hour by the time you arrive. (Saya akan telah belajar bahasa Inggris selama satu jam pada saat Anda tiba)

  1. [am / adalah /] + [akan telah] + [kata kerja + ing]

We are going to have been studying for three hours. (Kami akan telah mempelajari selama tiga jam)

Referensi:

http://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/tense

Panduan Ternak Burung Jalak Suren

Ternak Burung Jalak Suren secara garis besar hampir sama dengan ternak burung cucak hijau dan kenari. Yang dibutuhkan yaitu kesabaran, ketelitian, dan konsistensi. Ternak burung jalak suren sebenarnya tidak terlalu sulit. Persiapannya meliputi pembuatan kandang, persiapan lingkungan yang nyaman, memilih indukan yang bagus, dan pemenuhan kebutuhan pakan dan nutrisi. Burung jalak suren termasuk salah satu burung eksotis karena keindahan corak bulu dan kicauannya. Daya jual burung jalak suren juga tergolong tinggi, oleh karena itu banyak orang yang ingin mencoba untuk beternak jalak suren.

Langkah-Langkah Beternak Burung Jalak Suren

Memilih Indukan

  • Pilih induk dan jantan dan betina yang telah berusia sekitar 1-2 tahun, karena di usia tersebut burung telah siap kawin
  • Pilih indukan yang jinak dan tidak giras (liar) agar proses reproduksinya lancar
  • Indukan harus sehat, tidak cacat fisik dan tidak sedang terkena penyakit
  • Indukan harus terlihat bagus bulunya dan ukuran badan normal normal

Pembuatan Kandang

  • Kandang penangkaran jalak suren tidak ada ukuran baku, ukuran idealnya yaitu 2 x 1 x 2,25 m
  • Dinding kanan, kiri dan belakang kandang dibuat dari batako atau batu bata tanpa diplester semen supaya kelembabannya terjaga
  • Dinding kandnag bagian depan ditutup dengan kawat ram
  • Atapnya separuh ditutup dengan asbes, separuhnya ditutup dengan kawat ram
  • Lantai kandang dibuat dari tanah liat karena lebih cepat menyerap kotoran dan tetap lembab
  • Tenggeran dalam kandang menggunakan kayu asem sehingga mudah dicengkeram
  • Sarang dalam kandang dibuat dari kayu dengan ukuran 25 x 25 x 35 cm². Sarang diletakkan di bagian atas di dalam kandang
  • Sediakan tempat untuk mandi burung di dalam kandang

Menjodohkan Indukan

  • Masukkan kedua indukan dalam sangkar terpisah
  • Sangkar diatur hingga tempat pakan dan minum saling berdekatan sehingga indukan merasa sedang makan dan minum bersama
  • Setelah dibiarkan berhari-hari jika kedua indukan saling bersahutan, sekat pembatas diambil
  • Jika salah satu burung menyerang pasangannya, semprot dengan air. Jika burung masih saling menyerang, sekat pembatas ditaruh kembali. Ulangi setiap 3 kali sehari sampai burung tidak saling menyerang
  • Indukan yang telah akur di sangkar belum tentu akur di dalam kandang
  • Masukkan induk betina ke dalam kandang terlebih dulu hingga betina mulai berkicau, tidak gelisah dan kelihatan tenang
  • Dekatkan sangkar induk jantan ke kandang yang berisi induk betina. Bila keduanya berjodoh kedua indukan akan saling berkicau bersahut-sahutan. Masukkan induk jantan ke dalam kandang dengan hati-hati pada sore hari.

Pakan

Pakan utama jalak suren adalah voer, pakan tambahannya yaitu jangkrik, ulat hongkong, atau pisang kepok. Indukan akan bertelur kurang lebih 1 minggu setelah proses perkawin berhasil. Telur akan dierami oleh induk betina hingga menetas.

Anakan Jalak Suren

Setelah menetas, anakan dibiarkan bersama induknya hingga umur 1 bulan. Anakan diloloh dengan voer halus yang dicampur sedikit air hangat. Jika sudah bisa makan sendiri, anakan diberikan jangkrik kecil 3 kali sehari masing-masing 5 ekor, dihilangkan kakinya terlebih dahulu.

Cara diatas dapat dijadikan panduan untuk beternak semua jenis jalak, seperti Jalak Bali, Jalak Putih hingga Jalak Albino. Demikian beberapa panduan mengenai Ternak Burung Jalak Suren bagi para pemula supaya berhasil dan menguntungkan. Semoga bermanfaat.